1. airflow install----Intall python 3.10 tanpa conda, install apache airflow

 Jika Python 3.10 belum terinstal di sistem Linux Anda, Anda harus menginstalnya terlebih dahulu sebelum bisa membuat virtual environment dengan versi tersebut.


Berikut adalah langkah-langkah lengkap dari awal hingga akhir untuk menginstal Python 3.10 dan membuat environment bernama airflow_env:

1.Instal Python 3.10 dan Modul Venv:Khusus Ubuntu / Debian.
Tambahkan repositori deadsnakes lalu instal Python 3.10 beserta modul venv-nya:

Bash
sudo apt update
sudo apt install software-properties-common
sudo add-apt-repository ppa:deadsnakes/ppa
sudo apt update
sudo apt install python3.10 python3.10-venv python3.10-dev


setelah selesai cek


cek python apa saja yang terinstal di system


bash :
ls -l /usr/bin/python*


2.Buat Virtual Environment:airflow_env.
Setelah Python 3.10 terinstal, arahkan terminal ke folder proyek Anda, lalu buat environment dengan nama airflow_env:

Bash
python3.10 -m venv airflow_env
3.Aktifkan Environment:Masuk ke lingkungan terisolasi.
Gunakan perintah source untuk masuk ke dalam environment tersebut:

Bash
source airflow_env/bin/activate
4.Verifikasi Versi Python:Pastikan sudah sesuai.
Cek versi Python yang sedang aktif di dalam environment:

Bash
python --version
Output terminal seharusnya menampilkan: Python 3.10.x


setelah envi jadi, create airflow nya :


copy paste :



AIRFLOW_VERSION=3.0.0 PYTHON_VERSION="$(python -c 'import sys; print(f"{sys.version_info.major}.{sys.version_info.minor}")')" CONSTRAINT_URL="https://raw.githubusercontent.com/apache/airflow/constraints-${AIRFLOW_VERSION}/constraints-${PYTHON_VERSION}.txt"


dan, lalu


pip install "apache-airflow==${AIRFLOW_VERSION}" --constraint "${CONSTRAINT_URL}"

lalu airflow akan ter install :

dan, lalu setting home nya :


bash :

nano ~/.bashrc

tambahkan pada akhir baris :


export AIRFLOW_HOME=~/airflow


--------------------

Sesuai permintaan, berikut adalah langkah-langkah untuk menambahkan variabel AIRFLOW_HOME ke dalam file .bashrc menggunakan editor Nano:

Buka file .bashrc:

bash

nano ~/.bashrc

Gunakan kode dengan hati-hati.

Tambahkan baris berikut di paling bawah file:
Gunakan tombol panah bawah pada keyboard untuk mencapai akhir file, lalu ketik atau tempel:

bash

export AIRFLOW_HOME=~/airflow

Gunakan kode dengan hati-hati.

Simpan dan Keluar:

Tekan Ctrl + O (untuk menulis perubahan).

Tekan Enter (untuk konfirmasi nama file).

Tekan Ctrl + X (untuk keluar dari Nano).

Aktifkan perubahan:
Agar terminal langsung mengenali variabel tersebut tanpa harus restart, jalankan perintah:

bash

source ~/.bashrc

Gunakan kode dengan hati-hati.

Cara Cek:
Untuk memastikan variabel sudah masuk dengan benar, ketik perintah ini:

bash

echo $AIRFLOW_HOME

Gunakan kode dengan hati-hati.

Jika muncul output /home/username/airflow, berarti sudah berhasil.

 


-------------------

source ~/.bashrc  


Agar terminal langsung mengenali variabel tersebut tanpa harus restart, jalankan perintah


------------------

masuk lagi ke envi tadi :


bash nya :


source airflow_env/bin/activate


----------------------

cek lagi

echo $AIRFLOW_HOME

---------------------


to start airflow



bash :


airflow standalone



lalu ke


localhost:8080



lalu cari pass di


ls

ke airflow

cd airflow

ke

cat simple_auth_manager_passwords.json.generated
























0 Response to "1. airflow install----Intall python 3.10 tanpa conda, install apache airflow"

Posting Komentar